Ya, aku mengerti jawabannya
Itu yang terlintas di benakku, saat semua harapan tlah sirna, bersama dengan hilangnya mentari di cakrawala senja, aku mengerti, bahwa mungkin kekelaman harus jadi bagian diriku...
Sudah saatnya aku bangkit dari mimpiku, bangun dan berjalan sendiri meski dalam kegelapan...
Aku tak perlu cahaya lagi...
Aku kan tetap berjalan dalam kegelapan...
Biarkan saja aku terantuk cadas...
Tersandung kerikil, terpeleset oleh licinnya jejak langkahku...
Takkan ada lagi rasa sakit itu...
Tempat bernaungnya sudah kubinasakan....
Tuesday, March 20, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment